Kuliner Makanan Khas Surabaya yang menggugah selera makan

Spread the love
makanan khas surabaya

Makanan Khas Surabaya

Makanan khas Surabaya : Kota Surabaya merupakan ibukota provinsi jawa timur . Kota ini menyimpan banyak kenangan dan sejarah heroik perjuangan kemerdekaan Indonesia . Kota ini di kenal sebagai kota pahlawan karena aksi heroiknya arek arek Surabaya dalam melawan penjajah .Namun kali ini kita tidak akan membahas tentang hal itu, melainkan akan membahas berbagai makanan khas Surabaya yang sudah terkenal di Nusantara . Bagi anda yang belum tahu tentunya bisa menambah wawasan tentang kekayaan makanan khas nusantara Surabaya khususnya. Kita mulai yuk !!!

Makanan Khas Surabaya Rujak Cingur

makanan khas surabaya rujak cingur

Rujak cingur salah satu makanan khas Surabaya yang banyak sekali di temukan di daerah jawa timur terutama di kota asalnya yaitu Surabaya .Rujak ini disebut cingur karena makanan ini terbuat dari bahan mulut ( cingur dalam bahasa jawa artinya mulut ) .
hal ini merujuk pada bahan irisan mulut ( cingur ) atau moncong sapi yang direbus kemudian dicampurkan ke dalam hidangan. Rujak cingur merupakan makanan khas Surabaya berupa rujak yang berbeda dengan daerah lain, terdiri beberapa jenis buah yang diiris seperti irisan timun, kerahi (krai, yaitu sejenis buah timun khas Jawa ), bengkuang, mangga muda, nanas, kedondong, serta ditambahi lontong, tahu, tempe, bendoyo, cingur, dan di tambah sayuran seperti kecambah/taoge, kangkung, dan kacang panjang. Semua bahan tadi yang sudah diiris dicampur dengan saus atau bumbu yang terbuat dari olahan petis udang, dan air matang untuk sedikit mengencerkan, gula/gula merah, cabai, kacang tanah yang digoreng, bawang goreng, garam, dan irisan tipis pisang biji hijau yang masih muda (bahasa jawa pisang klutuk). Semua saus/bumbu dicampur dengan cara diulek. Anda penasaran ? silahkan datang ke Surabaya untuk menikmati makanan khas Surabaya ini atau barang kali sudah ada di kota anda .

Kuliner Khas Surabaya Lontong Balap

lontong balap

Anda tentu sudah pernah makan lontong terutama di hari raya Idul Fitri .Namun berbeda dengan lontong balap yang merupakan makanan khas kota Surabaya . Makanan ini di sebut lontong balap
konon berasal dari kebiasaan para penjualnya yang memikul barang dagangannya. Karena pikulanya berat, para penjual lontong balap berjalan dengan cepat sehingga menyerupai orang yang sedang balapan.
Selain bahan utamanya yaitu lontong, bahan lainya yaitu tahu, dan tauge yang selalu hadir; lontong balap membutuhkan beberapa bahan penting seperti lentho, daging sapi, dan kuah kaldu sapinya. Itulah salah satu makanan lontong dari kota pahlawan yang tentunya berbeda dengan makanan lontong daerah lainya . Silahkan di coba membeli atau memasak sendiri .

Kuliner Khas Surabaya Tahu TEK

tahu tek

Tahu TEK biasa di sebut juga tahu telur penamaan tahu tek ini konon berasal dari suara gunting yang biasa digunakan untuk memotong tahu .
Komposisi tahu tek ini berisi tahu goreng, lontong, dan kentang yang dipotong-potong dengan gunting. Semua bahan-bahan dipotong dengan digunting dan bukan diiris dengan pisau, inilah yang menjadikan sebutan dari kuliner ini. Kemudian di atasnya di taburi
taoge dan taburan seledri serta disiram bumbuĀ petis . Untuk lebih nikmat konsumsinya bisa dengan kerupuk .

Kuliner Khas Surabaya selanjutnya yaitu Sate LISIDU
sate lisidu

Satu lagi makanan khas dari Surabaya yaitu sate lisidu Sateli sidu cara memasak dan penyajianya berbeda dengan sate pada umumnya .Umumnya, sate terbentuk dari beberap potongan daging. Tiap tusuknya terdiri kurang lebih dari 4-5 potong daging. Kemudian sate langsung dibakar di atas bara api. Tetapi Sate Lisidu hadir dengan potongan berbentuk pipih. Sebelum dibakar di atas bara api , sate dimasak terlebih dahulu dengan campuran rempah supaya bumbu meresap hingga ke dalam. Tiap tusuk sate terdiri hanya dari satu potongan bagian ayam saja. Jadi Anda bisa memilih bagian tertentu pada ayam seperti bagian pada paha, dada, kulit, atau jeroan. Sate lisidu disajikan bersama Nasi dan lontong yang siap menemani makan sate anda .

Sate ayam Lisidu sendiri sejarahnya berasal dari kreasi Alm. Istianto pada tahun 1997 .Nama Lisidu terinspirasi dari plat nomor sebuah kendaraan sebuah Kijang Rover berwarna silver keluaran tahun 1997 milik Istianto. Plat kendaraan itu memang jika dibaca menjadi kata Lisidu, asalnya dari susunan huruf L 1551 DU.

Itulah pembaca beberapa makanan khas Surabaya yang tentunya masih banyak lagi makanan dari kota pahlawan yang belum bisa ditulis disini . Selamat makan .

Setelah anda memakan berbagai makanan khas ini apabila takut gemuk anda bisa membaca Tips pelangsing alami biar anda ga jadi gemuk .
m